Video Kegiatan Mahasiswa KKN

Berita

Pendidikan

Galeri

» »Unlabelled » Sejarah Desa Jeruk Porot


Sejarah Desa Jeruk Porot


Sebuah nama desa tidak lepas dari yang namanya sejarah, dimana sejarah mewakili sebuah peradaban terdahulu yang bisa mewariskan suatu peradaban di masa kini ataupun kedepannya. Hal ini berlaku bagi seluruh aspek baik itu berupa peninggalan prasasti, nama, adat istiadat, serta masih banyak lagi. Berkaitan dengan hal tersebut peran masyarakat terdahulu sangat berperan dalam pengembangan sebuah sejarah yang di torehkan hingga sekarang . seperti sebuah kerajaan terdahulu yang banyak membawa banyak peninggalan seperti sebuah nama atau nama desa maupun nama pada seseorang.  Oleh karena itu, adanya sejarah sangatlah penting bagi peradaban masa sekarang sejarah yang baik bisa menjadi pembelajaran agar kehidupaan kedepannya bisa jadi lebih baik, begitupun sejarah yang buruk juga bisa dijadikan sebagai pelajaran agar kedepannya tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura  juga memiliki sejarah mengapa desa ini bisa dinamakan Jeruk Porot. Berdasarkan keterangan dari sesepuh Desa Jeruk Porot dahulu kala disini merupakan hutan jati dan banyak gunung kapur, seiring berjalannya waktu pulau ini didatangi oleh kerajaan dahulu serta kerajaan dari luar negeri yaitu china. Berlanjut setelah itu pada abad 15-an Desa Jeruk Porot terdapat pohon jeruk purut dalam bahasa maduranya Jeruk Porot , jeruk ini biasanya di pakai untuk masakan seperti tambahan buat soto, rawon, dll. Kemudian seiring berjalannya waktu Desa Jeruk Jeruk Porot hanya tinggal nama saja sedangkan pohon Jeruk Porot sudah tidak ditemukan lagi ini dikarenakan perubahan cuaca serta keadaan geografis serta berkurangnya pasokan air yang menyebabkan Desa ini sudah tidak ada tanaman Jeruk Porot. Oleh sebab itu desa ini tidak terdapat Jeruk Porot sekarang hanya tinggal namanya.

Sejarah Pemerintahan

Bedasarkan hasil wawancara dengan bapak kepala desa serta sesepuh sebelumnya terdapat 3 generasi yang dapat kami dapatkan datanya :
  1. H Abu Bakar sebagai Kepala desa & Subaidi Sebagi Sekretaris desa, pada periode jabatan tahun (1973-2000)
  2. H Amin Syarif sebagi Kepala desa & M Ali sebagi Sekretaris Desa, pada periode jabatan (2000-2014).
  3. Abdus Syukur sebagai kepala desa & Imammudin Sebagai Sekretaris Desa, Pada Periode jabatan tahun (2014-sekarang).
Selengkapnya di Buku Desa

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama